Yogyakarta-Sebanyak 150 siswa kelas IX MTs Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta baru saja menempuh ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA)-Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) yang digelar pada awal hingga akhir April 2026.

Kegiatan yang menjadi tolok ukur penguasaan pelajaran ini berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. TKA dan Asesmen Nasional (AN) digelar lebih dulu pada 8-9 April 2026. Hari pertama, siswa diuji Matematika dan Survei Karakter. Hari kedua, giliran Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar.

Setelah jeda beberapa hari, TKAD berlangsung pada 21-22 April 2026. Materi yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di hari pertama, lalu Bahasa Inggris di hari kedua. Seluruh ujian dilaksanakan di laboratorium komputer madrasah dengan sistem tiga sesi. Sebelum ujian, para siswa mengawali hari dengan salam pagi, shalat dhuha, pendalaman materi, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengawasan TKA-AN dilakukan oleh empat pengawas dari MTsN 1 Yogyakarta. Sementara itu, TKAD diawasi dua orang dari MTs Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini juga turut dimonitoring oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Yogyakarta, Pengawas Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Kasi Dikmad Kemenag Kota Yogyakarta, serta Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

Kepala Madrasah, Badrudin ARK., S.Ag., M.S.I., menyampaikan harapannya agar hasil TKA dan TKAD sejalan dengan proses pembelajaran semua proses yang sudah dilalui siswa, termasuk pendampingan orang tua di rumah, bisa terlihat dari hasil ujian ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ma’ruf Yuniarno, S.Pd.I., MA, selaku pengawas dari Kementerian Agama Kota Yogyakarta, menyampaikan pesan khusus. “Kerja sama semua pihak di madrasah harus terus ditingkatkan, terutama dalam penguatan materi pelajaran yang diujikan di TKA dan TKAD,” pesannya.
Kepala madrasah, panitia, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua wali siswa berharap hasil ujian ini memuaskan. Pasalnya, nilai TKA dan TKAD akan menjadi salah satu tolok ukur kemampuan siswa sekaligus syarat masuk ke sekolah lanjutan negeri di Kota Yogyakarta.(Euis – Suwanto)